Rabu, 01 Januari 2014
TAHUN BARU , MENJADI LEBIH BAIK ?
Tahun berubah,
dan hari ini saat bangun adakah yang berubah ?
Saya membayangkan betapa lelahnya saudara-saudara saya yang telah berpesta menunggu bergantinya hari.Ada yang rela bermacet-macet di jalanan, berdesakan di tempat hiburan ,menahan kantuk menunggu lewatnya jarum jam dari jam 12 malam
Menurut saya berubahnya hari, bulan ataupun tahun adalah suatu kepastian yang akan kita hadapi, selama kita memperoleh kesempatan mengikutinya.
Setelah sekian kali bertemu pergantian tahun, saya memperhatikan bahwa yang diuntungkan dengan adanya pesta besar-besaran di mana-mana hanyalah para penyelenggara kegiatan tersebut
yaitu pelaku bisnis dan penguasa .
Penyelenggara melihat kebutuhan akan 'rasa gembira' sebagai pelarian dari berbagai tekanan hidup. Dimana lepas dari pelarian yang satu maka akan cepat haus dengan pelarian yang lain, dari pesta yang satu ke pesta yang lain.
Tidaklah mengherankan bahwa kita menjadi terbiasa akan hal ini, sehingga selain 2 hari raya, yaitu Iedul Fitri dan Iedul Adha, kita mencari cara dan mencari pembenar untuk memperbanyak 'hari raya' yang hakekatnya identik dengan pesta. Sehingga sering terdengar polemik tentang peringatan saat lahirnya Nabi, Isro Mi'raj, tahun baru Hijriah bahkan kegiatan seputar meninggalnya seseorang.
Sebagai obyek dari acara tersebut, apakah hasil yang diperoleh ? apakah jiwa kita menjadi lebih kuat?
badan kita lebih sehat ?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar